Sinema Dunia
Just another WordPress.com weblog

Belajar Menulis Skenario Film Part 2

CERITA

Berdasarkan definisi bahwa film adalah CERITA yang dituturkan pada penonton melalui rangkaian gambar bergerak, setelah kita memahami media yang akan kita gunakan untuk menuturkan suatu cerita, maka tentu kita harus mempunyai CERITA yang akan kita tuturkan.

A. IDE POKOK DAN TEMA

Banyak istilah dan definisi yang diajukan dalam berbagai referensi mengenai Ide Pokok dan Tema. Daripada meributkan istilah dan definisi, di sini istilah dan pemahaman mengenai Ide Pokok dan Tema dipilih semata-mata karena pertimbangan praktis bagi kepentingan penulisan skenario film.

IDE POKOK adalah satu kalimat perenungan yang ingin disampaikan pembuat film pada penontonnya. Bobot ide pokok ini akan menentukan bobot suatu film. BOBOT FILM ditentukan oleh BOBOT IDE POKOK dan CARA PENYAJIAN. BOBOT IDE POKOK ditentukan oleh KEDALAMAN PEMIKIRAN dan KELUASAN JANGKAUANNYA, artinya semakin mendalam pemikiran dan semakin luas jangkauan pemikiran (semakin universal) maka semakin berbobot ide pokoknya. Ide Pokok dirumuskan dalam SATU KALIMAT PERNYATAAN.

Setelah kita menemukan ide pokok, maka langkah selanjutnya adalah menetapkan TEMA. Tema menjawab pertanyaan, cerita ini bertutur tentang SIAPA yang BAGAIMANA? Tema dirumuskan dalam bentuk:

Tentang…………. (protagonis), yang……….. (action).

Berdasar rumusan di atas, sejak penetapan tema kita sudah harus menentukan siapa yang menjadi protagonisnya. Tentusaja kita tidak hanya menetapkan tokoh protagonis saja, tetapi tokoh protagonis ini harus melakukan aksi (action). Setiap cerita film adalah tentang karakter (atau  beberapa karakter) yang melakukan suatu aksi (action).

Sebenarnya tidak menjadi masalah kita menemukan ide pokok lebih dahulu atau tema lebih dahulu. Tetapi hubungan antara ide pokok dan tema harus terlihat jernih. Tema harus mencerminkan Ide Pokok yang ingin disampaikan, misalnya:

Ide Pokok : Cinta tidak mengenal perbedaan status sosial.

Tema : Tentang seorang milyuner yang jatuh cinta pada pelacur.

Dari contoh tersebut, terlihat hubungan yang jelas antara ide pokok dan tema. Hubungan menjadi TIDAK JELAS jika misalnya dengan ide pokok yang sama dirumuskan tema “tentang seorang remaja yang jatuh cinta pada nenek-nenek”. Remaja jatuh cinta pada nenek-nenek tidak ada hubungannya dengan “perbedaan status sosial” tetapi mungkin rumusan ide pokoknya menjadi, “cinta tidak mengenal perbedaan usia”.

Sebagaimana yang telah diuraikan, tema dirumuskan dengan: “Tentang……… (protagonis) yang………. (action)”. Berdasarkan rumusan ini, kita mempunyai dua unsur penting dari tema, yaitu PROTAGONIS dan ACTION.

B. PROTAGONIS

Tokoh protagonis adalah tokoh yang sanggup menimbulkan PROSES IDENTIFIKASI pada penonton. Penonton menyamakan dirinya dengan tokoh protagonis sehingga penonton ikut merasakan suka dukanya. Proses identifikasi terjadi bila penonton SIMPATI pada tokoh protagonis. Penonton bersimpati pada protagonis bila tokoh protagonis melakukan suatu “KEBAIKAN”.

“KEBAIKAN” SIMPATI IDENTIFIKASI

“Kebaikan” dalam hal ini dituliskan dalam tanda kutip, karena yang dimaksud kebaikan ini relatif sifatnya. Tidak harus tokoh protagonis itu seorang alim ulama atau seorang pendeta, tapi bisa saja sosok penjahat kita jadikan sebagai protagonis. Caranya adalah dengan menutup-nutupi kejahatannya dan menonjolkan kebaikannya. Robin Hood adalah perampok, tetapi sebagai protagonis yang ditonjolkan dia merampok orang kaya untuk menolong orang-orang miskin. Atau sering kita melihat film tentang kehidupan narapidana. Yang namanya napi tentunya tokoh penjahat, tapi yang ditonjolkan misalnya rasa setia kawan atau kesediaan melindungi napi-napi yang lemah.

No Responses to “Belajar Menulis Skenario Film Part 2”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: